Pasal ini berisi nubuat tentang kejatuhan Babel, yaitu sebuah negeri besar yang pernah menjadi alat Tuhan untuk menghukum Yehuda, namun kini mereka sendiri akan dihakimi karena kesombongan dan kekejamannya.
Babel sering dilukiskan sebagai negeri yang kuat, penuh kemegahan, dan merasa tak terkalahkan. Namun Tuhan berfirman bahwa suatu bangsa dari utara akan datang menyerangnya (ayat 3).
Pasal ini mengingatkan kita akan dua hal:
Pertama, tidak ada kekuatan manusia, sehebat apa pun, yang bisa melawan kedaulatan Allah dan luput dari penghakiman-Nya.
Kedua, Di tengah hukuman atas Babel, Tuhan tidak melupakan umat-Nya (ayat 18-19) walau mereka pernah tersesat. Ia tetap merancang pemulihan bagi mereka, bahkan dari tengah negeri musuh.
“Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya.”
Mazmur 94:14
Jadi, maukah kita percaya sepenuhnya kepada Tuhan? Jawablah dalam hati kita masing-masing.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin