Salah satu pertanyaan besar dalam hidup adalah: Apa yang terjadi setelah seseorang mati? Banyak orang percaya bahwa orang mati masih bisa berkomunikasi dengan yang hidup, atau bahwa roh mereka gentayangan. Namun firman Tuhan memberikan penjelasan yang sangat jelas di dalam Pengkhotbah 9:5. Mari baca ayatnya.
“Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.”
Pengkhotbah 9:5
Ayat ini menegaskan bahwa orang mati tidak sadar, tidak berpikir, tidak merasakan, dan tidak berinteraksi dengan orang yang masih hidup. Di ayat 10 juga ditegaskan bahwa di dalam dunia orang mati tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan, maupun hikmat.
Kebenaran ini membongkar kepercayaan tentang roh gentayangan atau komunikasi dengan arwah.
Jika orang mati “tak tahu apa-apa,” maka setiap wujud roh yang mengaku sebagai orang yang telah meninggal itu bukanlah mereka, melainkan tipu daya Iblis. Alkitab menyatakan bahwa Iblis mampu menyamar untuk menyesatkan. Dan hal ini sudah tercatat di Alkitab. Mari kita sama-sama membacanya.
“Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.”
2 Korintus 11:13-14
Di akhir zaman, penipuan rohani akan semakin halus dan meyakinkan. Jika kita tidak berpegang pada firman Tuhan, kita bisa terbawa oleh pengalaman, perasaan, atau cerita-cerita supranatural yang tampak nyata tetapi bertentangan dengan Alkitab.
Oleh karena itu, pelajari Firman Tuhan dengan tekun agar tidak mudah tertipu dan kiranya kebenaran firman ini boleh menjaga iman kita tetap murni dan tidak mudah disesatkan.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin