Pasal ini mencatat daftar para pemimpin tentara Israel, kepala suku, pengurus harta benda kerajaan, serta penasihat-penasihat Raja Daud. Lalu apa yang bisa kita pelajari dari pasal ini?
Pertama, pasal ini menunjukkan bagaimana pemerintahan Daud terorganisir dengan baik. Artinya kepemimpinan Daud bisa dikatakan baik karena ada keteraturan yang kita bisa lihat. Jadi, kepemimpinan yang baik tentu memerlukan perencanaan, disiplin, dan sistem yang tertata. Begitu juga dengan kehidupan kita, seharusnya kita bisa mengatur hidup kita dengan baik.
“Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.”
1 Korintus 14:40
Kedua, Daud memiliki bendahara dan pengurus yang mengelola harta kerajaan, hasil pertanian, peternakan, dan berbagai sumber daya lainnya. Dari sini kita belajar bahwa pengelolaan keuangan dan sumber daya haruslah dilakukan dengan bijak karena itu merupakan tanggung jawab yang diberikan Tuhan. Berhati-hati dan bijak-bijaklah dalam mengelola apa yang Tuhan sudah percayakan kepada kita.
“Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.”
Amsal 14:16
Ketiga, di pasal ini juga ada para penasihat dan orang-orang bijaksana yang membantu Daud dalam pemerintahan. Jadi, seorang pemimpin yang baik mau mendengarkan nasihat dari orang-orang yang dapat dipercaya. Begitu juga dengan kita saat ini, penting bagi kita untuk mencari hikmat dari Tuhan dan menerima bimbingan dari orang-orang yang bijaksana.
“Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.”
Amsal 19:20
Kiranya pelajaran hari ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin