Dalam pasal ini ada sekitar 5 nama raja yang dicatatkan, tetapi kita akan membahas 1 raja saja yang tentunya akan berhubungan dengan pasal selanjutnya. Salah satu raja yang sering dibahas dan juga nama istrinya ditulis di dalam kitab Wahyu. Apakah ada yang mau menebak?
Sebelum menebak, perlu diketahui renungan hari ini agak panjang sehingga perlu waktu untuk membacanya. Sediakan waktu untuk membacanya.
Nah, siapakah nama raja tersebut?
Nama raja tersebut adalah raja Ahab.
“Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.”
1 Raja-raja 16:30
Bayangkan saja, raja ini melakukan yang jahat lebih dari orang-orang yang sebelumnya. Jika kita pelajari baik-baik nama-nama raja Israel yang memimpin dan melihat kejahatan mereka, maka Ahab dikatakan lebih jahat dari mereka semua.
Apa saja yang dilakukan Ahab? Silakan baca atau dengarkan audionya untuk lengkapnya. Tetap secara sederhana, ia hidup dalam dosa-dosa Yerobeam (baca kisah Yerobeam pada 1 Raja-raja 12-14), selain itu ia juga mengambil istri orang Sidon yang membuat ia akhirnya beribadah dan menyembah Baal. Tidak hanya menyembah, ia pun membuat mezbah untuk Baal itu serta membuat patung Asyera.
Berbicara mengenai Baal dan Asyera, kita perlu mengetahui mengenai keduanya karena akan dibutuhkan untuk pembahasan di pasal berikutnya. Mari kita pelajari dahulu.
Baal menurut BDB Definition adalah tuan; dewa tertinggi dari Fenisia atau Kanaan. Dan dalam kamus Alkitab: Baal artinya “tuan”, kemudian gelar dewa-dewa penduduk asli tanah Kanaan yang ditentang para nabi Tuhan dalam Perjanjian Lama. Ciri-ciri khasnya ialah menjamin kesuburan. Karena itu Baal sering kali turut disembah orang Israel sendiri.
Dalam Britannica.com dijelaskan bahwa “Baal menunjuk dewa kesuburan universal, dan dalam kapasitas itu gelarnya adalah Pangeran, Penguasa Bumi. Dia juga disebut Penguasa Hujan dan Embun, dua bentuk kelembaban yang sangat diperlukan untuk tanah subur di Kanaan.” (https://www.britannica.com/topic/Baal-ancient-deity)
Sedangkan Asyera, menurut BDB Definition adalah dewi Kanaan (keberuntungan dan kebahagiaan), yang dianggap sebagai isteri Baal. Dan di dalam Kamus Alkitab: Asyera adalah dewi penduduk asli tanah Kanaan yang menjamin kesuburan. Dipuji sebagai isteri Baal. Lambangnya ialah pohon yang rimbun atau suatu “tiang berhala” yang oleh para nabi Tuhan ditentang keras (Ulangan 16:21; 2 Raja-Raja 23:4, 6)
Jadi intinya, keduanya adalah dewa dan dewi kesuburan dan dewa Baal ini juga disebut sebagai penguasa hujan dan embun.
Nah, penyembahan kepada Baal dan Asyera ini tentu saja jahat di mata Tuhan.
Dari sini setidaknya kita bisa belajar dua hal agar tidak menjadi seperti Ahab, yaitu:
Pertama, ketika melihat orang yang sebelum kita hidup dalam dosa, marilah kita tidak mengikutinya. Ikuti kehidupan atau teladan Kristus.
Kedua, carilah pasangan yang bisa membuat kita lebih dekat kepada Tuhan, bukan semakin menjauhkan kita dari Tuhan.
Kiranya renungan hari ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin