Pada pasal ini, “Ayub, mengeluhkan kekejaman teman-temannya, menunjukkan bahwa ada cukup banyak kesengsaraan dalam dirinya untuk menambah kekejaman mereka. Dia rindu belas kasihan.” (Nichol, […]
Perenungan Ayub 18 – Pilihan Kita Menentukan Masa Depan
Masih dengan perkataan-perkataan dari sahabatnya yang mengecam ini, perkataan dari Bildad masih tetap sama dengan “gagasannya bahwa malapetaka yang dialami Ayub adalah akibat dari […]
Perenungan Ayub 17 – Ayub Disalah Mengerti Seperti Yesus
Pasal ini masih melanjutkan apa yang dikatakan oleh Ayub dari pasal sebelumnya. apa yang dikatakan Ayub? Salah satu yang menarik perhatian saya adalah saat […]