“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas mengenai berita Injil.”

The Acts of the Apostles 374.1

Paulus mengungkapkan kesedihan yang mendalam terhadap saudara-saudara sebangsanya, bangsa Israel. Mereka memiliki banyak keistimewaan rohani, tetapi banyak dari mereka belum menerima Kristus sebagaimana yang Paulus harapkan. 

Kesedihan Paulus menunjukkan bahwa ia tidak hanya memikirkan keselamatannya sendiri. Ia juga merindukan agar orang lain mengenal Kristus dan menerima keselamatan yang Tuhan sediakan. 

Bahkan, Paulus mengungkapkan keinginannya yang begitu besar untuk melihat mereka diselamatkan. Ini bukan berarti ia benar-benar dapat menggantikan mereka atau menanggung keselamatan mereka. Ia sedang menunjukkan betapa dalam kasih dan kepeduliannya terhadap mereka. 

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga memikirkan keselamatan orang-orang di sekitar kita? Mungkin ada anggota keluarga, sahabat, atau orang yang kita kasihi yang belum mengenal Tuhan. Terkadang kita begitu sibuk dengan kehidupan sendiri sampai lupa mendoakan mereka. 

Kita tidak dapat memaksa seseorang untuk percaya. Namun, kita dapat mendoakan mereka, memperlakukan mereka dengan kasih, dan menunjukkan karakter Kristus melalui kehidupan kita. 

Kasih sejati tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri, tetapi juga merindukan keselamatan orang lain. 

Kiranya Tuhan memberikan hati yang penuh kasih seperti Paulus, sehingga kita tidak bersikap acuh terhadap mereka yang belum mengenal-Nya, tetapi dengan sabar mendoakan, mengasihi, dan menjadi saksi bagi mereka. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

https://youtu.be/M8baRBi3B7Y

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: