“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”
Roma 5:5
Paulus menjelaskan mengapa pengharapan kita tidak mengecewakan. Bukan karena hidup selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita, tetapi karena kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita melalui Roh Kudus.
Kasih Allah bukan hanya sesuatu yang kita baca di dalam Alkitab atau kita dengar dalam khotbah. Roh Kudus membuat kasih itu menjadi nyata dalam kehidupan kita. Ketika kita sedang lemah, kita dapat merasakan bahwa Tuhan tetap dekat. Ketika kita jatuh, kita diingatkan bahwa kasih-Nya masih memanggil kita untuk kembali. Ketika kita menghadapi kesulitan, kita tidak berjalan sendirian.
“Oleh Roh-lah hati disucikan. Melalui Roh, orang percaya menjadi pengambil bagian dalam sifat ilahi.”
The Desire of Ages 671.2
Kasih Allah yang dicurahkan melalui Roh Kudus bukan hanya memberikan penghiburan, tetapi juga mengubahkan hati. Kita belajar mengasihi Tuhan, mengasihi sesama, mengampuni, bersabar, dan melakukan kebaikan.
Karena itu, kehidupan Kristen bukan hanya tentang mengetahui bahwa Allah mengasihi kita, tetapi membiarkan kasih itu bekerja di dalam diri kita.
Kasih Allah yang memenuhi hati akan terlihat melalui kehidupan yang berubah.
Kiranya kita bukan hanya mengetahui kasih Tuhan dengan pikiran, tetapi mengalami kasih-Nya di dalam hati dan membagikannya melalui kehidupan kita setiap hari.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin