Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, “Sukar bagimu menendang ke galah rangsang,” Yesus tidak berhenti sampai di situ.

Tuhan tidak memanggil Paulus hanya untuk mengubah hidupnya. Tuhan juga memanggilnya untuk sebuah misi.

Perjumpaan Paulus dengan Kristus bukan sekadar pengalaman rohani yang mengesankan.

Tuhan memanggil Paulus untuk sebuah tujuan.

Dahulu Paulus memakai hidupnya untuk melawan Kristus. Sekarang Tuhan memanggilnya untuk menjadi pelayan dan saksi bagi Kristus.

Inilah salah satu prinsip penting dalam pekerjaan Tuhan: Tuhan tidak hanya menyelamatkan kita dari sesuatu, tetapi juga memanggil kita untuk sesuatu.

Ia tidak hanya membebaskan kita dari dosa, tetapi mengundang kita untuk mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya.

Setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi saksi. Kita bisa bersaksi melalui perkataan, sikap, pilihan hidup, dan cara kita memperlakukan orang lain.

“Ini adalah tanggung jawab yang tidak dapat kita lepaskan dari diri kita. Perkataan, perbuatan, cara berpakaian, sikap, bahkan ekspresi wajah kita, semuanya memiliki pengaruh.”

Christ’s Object Lessons 339.4

Oleh karena itu, marilah kita hidup sedemikian rupa sehingga orang lain dapat melihat Kristus melalui diri kita. Sebab kesaksian yang paling kuat sering kali bukan apa yang kita ucapkan, melainkan bagaimana kita hidup.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: