“Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.”
1 Korintus 1:10
Ayat ini muncul karena jemaat mulai terpecah oleh kelompok-kelompok dan kebanggaan terhadap pemimpin rohani tertentu. Mereka lupa bahwa pusat gereja bukan manusia, tetapi Kristus.
Ada banyak hal yang menyebabkan perpecahan, contohnya: perbedaan pendapat, ego yang tidak terpenuhi, tidak mau mengalah, merasa diri lebih rohani, dan lain-lainnya.
Mengenai Paulus yang berkata seia sekata, apakah artinya harus sama dalam segala hal?
“Kekuatan umat Allah terletak pada persatuan mereka dengan Dia melalui Putra Tunggal-Nya, dan persatuan mereka satu sama lain. Tidak ada dua helai daun pohon yang persis sama; demikian pula tidak semua pikiran berjalan ke arah yang sama. Tetapi meskipun demikian, ada kesatuan dalam keberagaman. Kristus adalah akar kita, dan semua yang dicangkokkan ke dalam akar ini akan menghasilkan buah yang dihasilkan Kristus. Mereka akan mengungkapkan keharuman karakter-Nya dalam bakat berbicara, dalam pengembangan keramahan, kebaikan, kesopanan Kristen, dan keramahan surgawi.”
The SDA Bible Commentary, Vol. 6, 1083.3
Gereja yang kuat bukan gereja tanpa perbedaan, tetapi gereja yang tetap bersatu di dalam Kristus.
Kiranya renungan ini boleh menguatkan kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin