“Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.”
Pengkhotbah 4:17
Ketika kita disuruh untuk menjaga langkah kita, artinya kita harus memperhatikan kaki kita ketika datang ke rumah Allah. Kita diminta untuk datang dengan sadar, hormat, dan juga mempersiapkan hati kita.
Ingatlah bahwa ibadah bukan rutinitas. Bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi Tuhan memperhatikan sikap kita.
Oleh karena itu, datanglah ke rumah Tuhan dengan hati yang siap dibentuk. Kurangi berbicara, perbanyak mendengar apa yang ingin Tuhan sampaikan pada kita. Dan mulailah ibadah dengan sikap hormat dan penuh dengan kerendahan hati.
Sebelum melangkah ke rumah Tuhan, tanyakan pada diri sendiri dua hal.
Pertama, “Apakah saya datang untuk berbicara, bergosip dengan teman-teman, ataukah untuk mendengar suara Tuhan?”
Kedua, “Apakah saya datang ibadah hanya ingin terlihat rohani, atau sungguh-sungguh ingin diubahkan?”
Kedua hal tersebut biarlah kita jawab dalam hati kita masing-masing.
Kiranya renungan ini boleh membuat kita merenungkan apa tujuan kita ketika datang beribadah dan untuk memperhatikan setiap langkah kita.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin