Ada beberapa kisah di pasal ini, tetapi hari ini kita akan belajar kisah dari nabi Elia yang mengurapi penggantinya.
“Allah telah menyuruh Elia mengurapi orang lain untuk menjadi nabi penggantinya. ‘Elisa bin Safat . . . harus kau urapi menjadi nabi menggantikan engkau.’ (1 Raja-raja 19:16), demikianlah firman Tuhan, dan dalam ketaatannya terhadap perintah itu pergilah Elia mencari Elisa.”
Prophets and Kings 217.2
Ketika Elia bertemu dengan Elisa, apakah Keputusan Elisa? Apakah ia mau menerimanya atau menolaknya?
“Elisa harus menghitung untung ruginya–untuk dia sendiri mengambil keputusan menerima atau menolak panggilan itu. Kalau ia menginginkan tetap tinggal di rumah sambil menikmati keuntungan-keuntungannya, maka ia bebas untuk tetap tinggal di rumah. Tetapi Elisa mengerti akan makna panggilan itu. Ia tahu bahwa panggilan ini datangnya dari Allah, maka ia tidak ragu-ragu untuk menurut-Nya.”
Prophets and Kings 220.1
“Elisa menerima panggilan untuk melayani, tanpa menoleh sedikit pun kepada kesenangan dan kesukaan yang ia tinggalkan.”
Prophets and Kings 221.2
Dari sini kita belajar bahwa “… Allah meminta kita untuk menempatkan pekerjaan-Nya nomor satu dalam kehidupan kita, jangan lewatkan satu hari berlalu tanpa berbuat sesuatu untuk memajukan pekerjaan-Nya di atas bumi.” (Prophets and Kings 221.3)
Sudahkah hari ini kita berbuat sesuatu untuk memajukan pekerjaan Tuhan di bumi ini? Jawablah dalam hati kita masing-masing.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin