Kita hanya tahu bahwa rencana Tuhan adalah “… rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11), tetapi kita tidak pernah tahu mengapa terkadang Tuhan tidak izinkan rencana kita terjadi.

“Rencana Daud yang telah lama diidam-idamkan untuk mendirikan bait suci bagi Tuhan, dilaksanakan dengan bijaksana oleh Salomo. Selama tujuh tahun Yerusalem dipenuhi oleh para pekerja yang sibuk meratakan lokasi yang dipilih, membangun tembok penahan yang besar, meletakkan fondasi yang luas,–‘batu-batu besar, batu-batu mahal, dan batu-batu pahat,’–dalam membentuk kayu-kayu berat yang dibawa dari Yerusalem. hutan Lebanon, dan dalam mendirikan tempat perlindungan yang megah. 1 Raja 5:17.”

Prophets and Kings 35.1

Impian Daud untuk mendirikan bait suci tidak terwujud pada waktu ia memimpin, tetapi diwujudkan saat anaknya Salomo yang memimpin. Begitu juga rencana kita dalam hidup terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, tetapi ingatlah untuk tetap setia seperti Daud. Meskipun Daud tahu anaknya yang akan membangun bait suci, ia juga membantu di dalam persiapan sebelumnya.

Jadi, sering kali mungkin rencana kita berbeda dengan rencana Tuhan, tetapi kita harus tetap percaya.

Ingatlah bahwa “Rencana kita tidak selalu rencana Allah … Sering kali rencana kita gagal, sehingga rencana Allah dalam hidup kita dapat berhasil.” (Help In Daily Living 12.1,2)

Kiranya renungan ini boleh menguatkan dan memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: