Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 44 – Bertobat dan Taat

Dalam pasal ini, Yeremia menegur umat Yehuda yang telah melarikan diri ke Mesir setelah kehancuran Yerusalem. Apa respons mereka? Mari baca ayat 16-17.

Sungguh menyedihkan melihat hati yang begitu keras terhadap peringatan Tuhan. Mereka secara terbuka menolak Tuhan dan lebih memilih jalan yang membawa mereka kepada kebinasaan daripada tunduk kepada Allah yang telah berulang kali menunjukkan kasih dan kesetiaan-Nya. Hasil akhirnya tentu saja adalah kehancuran.

Tuhan melalui Yeremia mengingatkan bahwa ketidaktaatan selalu membawa kehancuran. Pesan ini masih berlaku bagi kita hari ini. Apakah ada “ilah lain” dalam hidup kita, yaitu hal-hal yang lebih kita utamakan daripada Tuhan? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Mari kita bertobat dan belajar untuk taat pada perintah Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

16 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

6 days ago