Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.

Mereka membawa Paulus menghadap Galio, gubernur Akhaya, dan menuduhnya mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan hukum mereka.

Secara manusia, keadaan ini tentu menegangkan. Paulus bisa saja dihukum atau diperlakukan dengan tidak adil. Namun sebelum Paulus sempat membela diri, Galio justru menolak tuduhan itu.

Alkitab mencatat:

“Agama Yahudi berada di bawah perlindungan kekuasaan Romawi, dan para penuduh Paulus berpikir bahwa jika mereka dapat menuduhnya melanggar hukum agama mereka, ia mungkin akan diserahkan kepada mereka untuk diadili dan dijatuhi hukuman. Mereka berharap dengan cara ini dapat menjebaknya hingga mati. Tetapi Galio adalah orang yang berintegritas, dan ia menolak untuk menjadi korban tipu daya orang-orang Yahudi yang iri dan penuh intrik. Muak dengan kefanatikan dan kesombongan mereka, ia mengabaikan tuduhan itu.

The Acts of the Apostles 253.1

Galio mengabaikan tuduhan itu dan ia tidak mau ikut campur.

Melalui peristiwa ini, Tuhan menunjukkan bahwa Ia tetap memegang kendali atas pekerjaan-Nya. Orang-orang Yahudi memiliki rencana untuk menjatuhkan Paulus, tetapi Tuhan menggagalkan usaha mereka melalui keputusan Galio.

Hari ini kita belajar bahwa kadang ketika kita berusaha hidup benar atau melakukan kehendak Tuhan, kita juga bisa mengalami kesalahpahaman, kritik, atau perlakuan yang tidak adil.

Tidak semua orang akan senang ketika kita berdiri di pihak kebenaran. Tetapi kisah Paulus mengingatkan kita untuk tidak takut atau putus asa. Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang setia kepada-Nya.

Marilah kita belajar percaya kepada penyertaan Tuhan dalam setiap keadaan. Ketika menghadapi tekanan atau ketidakadilan, jangan cepat putus asa.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago