Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

16 hours ago
Grow

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua…

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

2 days ago

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh…

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

3 days ago

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa kematian. Tetapi melalui Kristus, Tuhan…

Perenungan Roma 5 (Bagian 11) – Melalui Satu Orang

4 days ago

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah…

Perenungan Roma 5 (Bagian 10) – Dari Jauh Menjadi Dekat

5 days ago

“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan…

Perenungan Roma 5 (Bagian 9) – Kristus Mati bagi Orang Berdosa

6 days ago

“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka... Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh…

Perenungan Roma 5 (Bagian 8) – Kasih Allah Dicurahkan dalam Hati

7 days ago

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada…

Perenungan Roma 5 (Bagian 7) – Pengharapan yang Tidak Mengecewakan

1 week ago

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada…

Perenungan Roma 5 (Bagian 6) – Kesengsaraan, Ketekunan, dan Tahan Uji

1 week ago

“Dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan.” Roma 5:4 Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kesengsaraan dapat…

Perenungan Roma 5 (Bagian 5) – Bermegah dalam Kesengsaraan

1 week ago

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan.”…