Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

Paulus menggunakan gambaran yang sederhana: siapa yang kita taati menunjukkan siapa yang sedang menguasai hidup kita. 

Dahulu kita adalah hamba dosa. Kita mungkin merasa bebas melakukan apa saja, tetapi sebenarnya dosa dapat membuat kita terikat pada kebiasaan dan keinginan yang salah. 

Sekarang, melalui Kristus, kita menerima kebebasan yang berbeda. Kebebasan itu bukan berarti kita boleh melakukan apa saja yang kita inginkan. Kita dibebaskan dari perbudakan dosa supaya dapat memilih untuk taat kepada Tuhan. 

“Satu-satunya kebebasan yang dapat dinikmati oleh kehendak manusia yang terbatas adalah ketika kehendak itu selaras dengan kehendak Allah.”

Review and Herald, November 24, 1885, par. 7

Karena itu, ketaatan bukanlah kehilangan kebebasan. Justru ketika kita memilih Tuhan, kita tidak lagi harus menjadi budak dari keinginan yang merusak hidup kita. 

Merdeka dari dosa berarti bebas untuk hidup selaras dengan kehendak Tuhan. 

“Dalam perubahan yang terjadi ketika jiwa berserah kepada Kristus, terdapat kebebasan yang paling sejati.”

The Desire of Ages 466.4

Setiap hari kita diperhadapkan pada pilihan. Mengikuti emosi atau memilih pengendalian diri. Membalas atau mengampuni. Berbohong untuk keuntungan sendiri atau tetap berkata jujur. Mengikuti keinginan sesaat atau memilih apa yang menyenangkan hati Tuhan. 

Pilihan-pilihan kecil itu menunjukkan kepada siapa kita menyerahkan hidup kita. 

Mungkin menaati Tuhan tidak selalu mudah. Tetapi kita tidak dipanggil untuk taat dengan kekuatan sendiri. Kristus telah membebaskan kita agar kita dapat belajar hidup dalam kebenaran bersama-Nya. 

Kebebasan sejati bukan melakukan semua yang kita mau, tetapi memiliki kebebasan untuk memilih yang benar. 

Kiranya kita menggunakan kebebasan yang Tuhan berikan bukan untuk kembali kepada kehidupan lama, tetapi untuk semakin sungguh-sungguh hidup dalam ketaatan kepada-Nya. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

6 days ago