Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang yang fasih berbicara, menguasai Kitab Suci, dan sangat bersemangat dalam memberitakan tentang Tuhan.

Namun ada satu hal yang masih kurang. Pengetahuan Apolos belum lengkap. Ia baru mengetahui baptisan Yohanes dan belum memahami seluruh kebenaran Injil dengan tepat.

Ketika Priskila dan Akwila mendengarnya berbicara, mereka tidak merendahkan atau mempermalukannya di depan umum. Sebaliknya, mereka dengan kasih menjelaskan kepadanya jalan Tuhan dengan lebih teliti.

Hal yang paling indah dan mengesankan adalah Apolos mau belajar.

Meskipun ia sudah pandai berbicara dan dipakai Tuhan, ia tetap rendah hati menerima pengajaran. Karena kerendahan hati itulah, Tuhan kemudian memakai Apolos lebih besar lagi dalam pelayanan.

Hari ini kita belajar bahwa kadang seseorang bisa merasa cukup rohani, cukup tahu, atau tidak mau dikoreksi lagi. Namun orang yang sungguh dipimpin Tuhan akan tetap memiliki hati yang mau belajar dan dibentuk.

Kerendahan hati sangat penting dalam pertumbuhan rohani. Tuhan tidak mencari orang yang merasa paling benar, tetapi hati yang mau diajar.

Oleh karena itu, marilah kita memiliki hati yang rendah dan mau terus belajar firman Tuhan.

Kiranya Tuhan menolong kita agar tidak cepat merasa cukup, tetapi terus bertumbuh dalam pengenalan akan Dia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago