Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan.

Mereka berkata:

Namun setelah mereka melihat bahwa Paulus tidak mati atau mengalami sesuatu yang berbahaya, pendapat mereka langsung berubah.

Betapa cepatnya penilaian manusia berubah.

Beberapa saat sebelumnya Paulus dianggap sebagai seorang penjahat. Tidak lama kemudian, ia dipuji sebagai dewa. Dari satu ekstrem ke ekstrem yang lain.

Peristiwa ini mengajarkan bahwa penilaian manusia sering kali didasarkan pada apa yang tampak di luar, bukan pada kebenaran yang sesungguhnya.

Hari ini seseorang dapat dipuji. Besok ia bisa dicela.
Hari ini orang mendukung kita. Besok mereka bisa meninggalkan kita.
Karena itu, jangan membangun nilai diri berdasarkan pendapat manusia.

Jika kita terlalu mengejar pujian, kita akan mudah kecewa ketika menerima kritik. Sebaliknya, jika kita terlalu takut pada penilaian orang lain, kita akan sulit hidup setia kepada Tuhan.

Ingatlah bahwa nilai kita tidak ditentukan oleh banyaknya pujian atau kerasnya kritik yang kita terima, tetapi ditentukan oleh Tuhan yang telah mengasihi dan menebus kita.

Karena itu, marilah kita hidup untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan untuk mencari pengakuan manusia.

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

6 days ago