Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti akan mati.

Mereka berkata: “Orang ini sudah pasti seorang pembunuh, sebab, meskipun ia telah luput dari laut, ia tidak dibiarkan hidup oleh Dewi Keadilan.” (Kisah Para Rasul 28:4)

Namun respons Paulus sangat sederhana.

Paulus tidak panik. Ia tidak membiarkan ular itu terus melekat pada tangannya. Ia segera mengibaskannya ke dalam api.

Peristiwa ini memberikan pelajaran rohani yang indah bagi kita.

Dalam kehidupan, bukan hanya ular yang dapat “melekat” pada kita. Kepahitan, kemarahan, rasa kecewa, iri hati, dan dosa juga dapat melekat di dalam hati jika tidak segera dilepaskan. Semakin lama disimpan, semakin besar pengaruhnya terhadap kehidupan rohani kita.

Banyak orang terluka bukan hanya karena apa yang terjadi, tetapi karena mereka terus memegang luka itu. Mereka terus mengingat kesalahan orang lain dan terus memelihara kepahitan. Akibatnya, “racun” itu perlahan-lahan merusak damai sejahtera dan sukacita yang Tuhan ingin berikan.

Oleh karena itu, jika hari ini ada kepahitan, mari lepaskan kepahitan sebelum kepahitan menguasai hidupmu.

Semakin cepat kita menyerahkannya kepada Tuhan, semakin cepat hati kita dipulihkan oleh kasih karunia-Nya.

Hari ini, adakah “racun” yang masih kita simpan?

Kiranya Tuhan menolong kita untuk melepaskan segala sesuatu yang menghalangi hubungan kita dengan Tuhan, sehingga kita dapat hidup dengan hati yang bersih, damai, dan penuh sukacita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 5) – Aku Percaya kepada Allah

Di tengah badai yang belum juga reda, ketika semua orang mulai kehilangan harapan, Paulus berdiri…

6 days ago