Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera mengundang para pemimpin orang Yahudi untuk menjelaskan alasan mengapa ia berada di sana.

Beberapa hari kemudian, mereka datang kembali untuk mendengarkan penjelasan Paulus.

Paulus tidak memberitakan pendapatnya sendiri. Ia memberitakan Kristus. Dengan sabar ia menjelaskan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Namun hasilnya tidak sama bagi semua orang.

Inilah kenyataan dalam pelayanan.

Tidak semua orang akan menerima kebenaran. Tidak semua orang akan terbuka terhadap Injil. Bahkan Yesus sendiri mengalami penolakan ketika Ia memberitakan kebenaran.

Paulus juga mengalaminya. Namun penolakan itu tidak membuat Paulus berhenti bersaksi.

Ia memahami bahwa tugasnya adalah menyampaikan firman Tuhan dengan setia. Sedangkan keputusan untuk menerima atau menolak berada di tangan masing-masing orang.

Demikian pula dengan kita. Kadang-kadang kita merasa kecewa ketika kesaksian kita tidak diterima. Namun Alkitab mengingatkan bahwa keberhasilan pelayanan tidak diukur dari banyaknya orang yang menerima, melainkan dari kesetiaan kita menyampaikan kebenaran dengan kasih.

Tugas kita adalah menabur dan tetap menjadi saksi Kristus melalui perkataan, sikap, dan kehidupan kita setiap hari. Dan biarlah Tuhan yang memberi pertumbuhan.

Kiranya Tuhan memberikan kepada kita hati yang tetap setia menyampaikan kebenaran, apa pun respons yang kita terima.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

8 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

5 days ago