Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan salah satu hasil yang sangat indah dari pembenaran itu. 

Paulus tidak berkata bahwa kita hanya merasakan damai. Ia berkata bahwa kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah

Mengapa ini penting? 

Karena dosa telah merusak hubungan manusia dengan Allah. Ketika kita menyadari kesalahan kita, kita sering merasa tidak layak datang kepada Tuhan. Namun melalui Yesus Kristus, hubungan itu dipulihkan. 

“Damai dengan Allah adalah hasil dari apa yang Kristus lakukan baginya.”

The Signs of the Times May 19, 1898, par. 13

Kristus membuka jalan bagi kita untuk datang kepada Allah. 

Damai dengan Allah bukan berarti semua masalah dalam hidup langsung hilang. Kita masih dapat mengalami sakit hati, kehilangan, kegagalan, dan pergumulan. Tetapi di tengah semuanya itu, ada satu hal yang tidak perlu kita ragukan: kita tidak sedang bermusuhan dengan Allah. 

Kita memiliki Allah yang mengasihi kita dan menginginkan kita kembali kepada-Nya. Karena itu, jangan biarkan rasa bersalah membuat kita terus menjauh dari Tuhan. 

Ketika jatuh, datanglah kepada-Nya.
Ketika gagal, datanglah kepada-Nya.
Ketika hati kita berat, datanglah kepada-Nya. 

Jangan menunggu sampai hidup kita menjadi sempurna baru datang kepada Tuhan. Datanglah kepada Tuhan agar Dia yang memulihkan hidup kita. 

Damai yang diberikan Kristus bukan sekadar perasaan tenang. Damai itu adalah kepastian bahwa melalui Kristus, hubungan kita dengan Allah telah dipulihkan. 

Kiranya renungan ini boleh menguatkan kita semua. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

6 days ago