Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” (Kisah Para Rasul 19:2)

Murid-murid itu menjawab: “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.” (Kisah Para Rasul 19:2)

“Saat ini banyak orang yang sama sekali tidak memahami pekerjaan Roh Kudus di dalam hati seperti halnya orang-orang percaya di Efesus.”

The Acts of the Apostles 284.1

Pena inspirasi menggambarkan pekerjaan Roh Kudus melalui ilustrasi pohon anggur dan cabang-cabangnya.

“Sari dari pohon anggur, yang naik dari akar, menyebar ke cabang-cabang, menambah pertumbuhan serta menghasilkan bunga dan buah. Demikian pula kuasa Roh Kudus yang memberi hidup, yang berasal dari Juruselamat, menyebar ke dalam jiwa, memperbarui motif dan kasih sayang, dan bahkan membawa pikiran untuk taat kepada kehendak Allah, sehingga penerima dapat menghasilkan buah yang berharga berupa perbuatan-perbuatan kudus.”

The Acts of the Apostles 284.1

Melalui gambaran ini, kita belajar bahwa pekerjaan Roh Kudus bukan sekadar memberikan pengetahuan atau perasaan rohani sesaat.

Roh Kudus bekerja jauh lebih dalam. Ia mengubah hati, memperbarui pikiran, memurnikan motif, dan menuntun kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Seperti cabang yang tidak dapat hidup tanpa tetap terhubung dengan pohon anggur, demikian pula kita tidak dapat bertumbuh secara rohani tanpa pekerjaan Roh Kudus dalam hidup kita.

Perubahan yang sejati tidak berasal dari kekuatan manusia, melainkan dari kuasa Tuhan yang bekerja di dalam hati.

Karena itu, tanda kehadiran Roh Kudus bukan hanya kemampuan berbicara atau pengetahuan tentang firman Tuhan, tetapi juga perubahan karakter yang semakin menyerupai Kristus.

Ketika Roh Kudus memimpin hidup seseorang, kasih menggantikan kebencian, kerendahan hati menggantikan kesombongan, dan ketaatan kepada Tuhan menjadi kerinduan hati.

Jadi, marilah kita menyerahkan hidup kita kepada tuntunan Roh Kudus setiap hari.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

24 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

6 days ago