Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah pulau yang bernama Malta.

Mereka baru saja mengalami perjalanan yang melelahkan. Kapal mereka hancur, tubuh mereka basah dan tidak memiliki tempat berlindung.

Dalam keadaan seperti itu, Alkitab mencatat:

Penduduk Malta bukanlah orang-orang yang mengenal Paulus ataupun bagian dari jemaat. Bahkan mereka belum mengenal Allah yang disembah Paulus. Namun mereka menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang yang sedang membutuhkan pertolongan.

Melalui tindakan sederhana itu, Tuhan memelihara Paulus dan seluruh rombongan.

Kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering kali bekerja melalui orang-orang yang tidak kita duga.

Sering kali kita berharap pertolongan datang dari orang yang kita kenal atau dari tempat yang kita harapkan. Namun Tuhan tidak dibatasi oleh dugaan kita. Dia dapat memakai siapa saja untuk menjadi saluran berkat-Nya.

Di sisi lain, penduduk Malta juga memberikan teladan bagi kita. Mereka tidak bertanya siapa Paulus dan juga tidak meminta balasan. Mereka melihat orang-orang yang membutuhkan pertolongan, lalu mereka menolong.

Kasih yang sejati tidak menunggu hubungan yang dekat. Kasih yang sejati peka terhadap kebutuhan sesama.

Mungkin hari ini Tuhan sedang memanggil kita untuk menjadi seperti penduduk Malta. Bukan melakukan sesuatu yang besar, tetapi melakukan kebaikan yang sederhana. Entah itu sebuah perhatian, sapaan, pertolongan, atau tindakan kasih.

Bagi kita mungkin hal itu kecil, tetapi bagi seseorang yang sedang lelah atau terluka, itu dapat menjadi bukti bahwa Tuhan masih memeliharanya. Kebaikan sederhana dapat membawa pengharapan yang besar.

Hari ini, marilah kita membuka hati untuk dipakai Tuhan menjadi saluran kasih-Nya. Sebab melalui tindakan kasih yang sederhana, orang lain dapat merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup mereka.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

4 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

5 days ago