Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan.

Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal ke pantai. Namun kapal itu kandas di gosong pasir dan mulai dihantam ombak hingga hancur berkeping-keping.

Di tengah kekacauan itu, para prajurit berencana membunuh semua tahanan agar tidak ada yang melarikan diri. Tetapi kepala pasukan ingin menyelamatkan Paulus, sehingga ia menggagalkan rencana itu.

Ia memerintahkan semua orang untuk berenang atau berpegangan pada papan-papan kapal menuju daratan.

Lalu Alkitab menutup pasal ini dengan kalimat yang begitu indah:

Perhatikan baik-baik. Tuhan tidak menyelamatkan kapal itu. Kapalnya hancur dan muatannya hilang.

Perjalanan mereka penuh penderitaan. Namun satu hal tidak berubah: Janji Tuhan tetap digenapi.

Sebelumnya Tuhan telah berfirman melalui Paulus bahwa tidak seorang pun akan binasa. Dan tepat seperti yang Tuhan janjikan, semua orang selamat.

Sering kali kita berharap Tuhan akan menyelamatkan kita dari setiap kesulitan. Namun ada kalanya Tuhan tidak menghilangkan badai atau mencegah “kapal” kita hancur.

Dia mengizinkan kita melewati proses yang berat. Bukan karena Dia meninggalkan kita, tetapi karena Dia sedang menggenapi rencana-Nya dengan cara yang mungkin tidak kita pahami.

Terkadang Tuhan tidak mempertahankan semua yang kita miliki. Namun Dia tetap memelihara kita. Apa yang benar-benar penting tidak pernah luput dari tangan-Nya.

Kesetiaan Tuhan tidak diukur dari apakah perjalanan kita selalu mudah, tetapi dari kenyataan bahwa Dia selalu menyertai kita sampai akhir.

Kiranya kita belajar mempercayai Tuhan, bukan hanya ketika laut tenang, tetapi juga ketika kapal tampak hancur.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

4 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

5 days ago