“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.”
Roma 6:4
Paulus memakai gambaran baptisan untuk menjelaskan apa yang terjadi ketika seseorang memilih untuk mengikuti Kristus.
Artinya, mengikut Yesus bukan sekadar menambahkan agama ke dalam kehidupan kita. Kristus mengundang kita kepada kehidupan yang baru.
Kita mungkin masih memiliki masa lalu yang tidak sempurna. Ada kesalahan, kebiasaan, bahkan luka yang sulit dilupakan. Namun semua itu tidak harus menentukan kehidupan kita selamanya. Di dalam Kristus, kita memiliki kesempatan untuk memulai kembali.
Hidup baru bukan berarti semua pergumulan langsung hilang. Kita tetap menghadapi godaan dan harus terus belajar. Tetapi sekarang kita memiliki arah yang berbeda. Kita tidak lagi hidup hanya untuk memenuhi keinginan sendiri. Kita belajar bertanya, “Tuhan, bagaimana Engkau ingin aku hidup?”
Karena itu, jangan hanya mengingat hari ketika kita dibaptiskan. Ingat juga maknanya setiap hari. Setiap pagi kita dapat memilih untuk kembali menyerahkan hidup kepada Kristus dan berjalan dalam kehidupan yang baru.
Kiranya kehidupan kita semakin hari semakin menunjukkan bahwa Kristus telah menjadi pusat hidup kita.
Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin