Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 3) – Bukti Pertobatan Sejati

Setelah peristiwa anak-anak Skewa dan semakin banyak orang menyaksikan kuasa Tuhan bekerja di Efesus, terjadilah sesuatu yang luar biasa.

Mereka yang sebelumnya terlibat dalam berbagai praktik okultisme tidak hanya mengaku dosa mereka, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk meninggalkan kehidupan lama.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa pertobatan sejati selalu menghasilkan perubahan yang nyata.

Orang-orang itu tidak berusaha menyimpan sebagian kehidupan lama mereka. Mereka tidak mencari jalan tengah antara mengikuti Tuhan dan mempertahankan praktik-praktik yang bertentangan dengan kehendak-Nya.

Mereka rela melepaskan sesuatu yang bernilai besar demi mengikuti kebenaran yang telah mereka terima.

Pertobatan sejati tidak hanya mengubah pengakuan, tetapi juga mengubah kehidupan. Pertobatan sejati akan terlihat dalam perubahan hidup.

Mungkin kita tidak memiliki buku-buku sihir seperti orang-orang di Efesus. Namun setiap orang memiliki sesuatu yang dapat menghalangi hubungan dengan Tuhan. Bisa berupa kebiasaan yang salah, hiburan yang menjauhkan kita dari Tuhan, dosa yang dipelihara, atau hal-hal yang terus menguasai hati kita.

Sering kali kita ingin mengikuti Tuhan tanpa benar-benar melepaskan apa yang mengikat kita kepada dunia. Tetapi kisah di Efesus mengajarkan bahwa pertobatan sejati menuntut keberanian untuk meninggalkan apa yang tidak berkenan kepada Tuhan.

Oleh karena itu, jika ada sesuatu yang menghalangi hubungan kita dengan-Nya, kiranya Tuhan memberi keberanian untuk melepaskannya. Biarlah kita bisa meninggalkan kehidupan lama dan berjalan bersama-Nya setiap hari.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

20 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

6 days ago