Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat.

Ia menjelaskan bahwa dahulu ia adalah seorang Farisi yang sangat taat kepada tradisi Yahudi. Bahkan, ia menjadi salah satu penentang paling keras terhadap para pengikut Kristus.

Bukan hanya menentang, Paulus juga ikut menganiaya orang-orang percaya. Ia menangkap mereka, memasukkan mereka ke dalam penjara, dan mendukung hukuman yang dijatuhkan kepada mereka.

Dari sudut pandang manusia, Paulus tampaknya adalah orang yang paling kecil kemungkinannya untuk menjadi pengikut Kristus. Namun justru orang seperti itulah yang dipanggil dan diubah oleh Tuhan.

Kisah Paulus mengingatkan kita bahwa tidak ada seorang pun yang berada di luar jangkauan kasih karunia Allah.

Sering kali kita memandang seseorang dan berpikir, “Mustahil orang itu berubah.” Mungkin karena sifatnya, masa lalunya, atau sikapnya terhadap Tuhan. Tetapi Tuhan melihat sesuatu yang tidak dapat kita lihat.

Tuhan melihat hati manusia. Dia melihat kemungkinan yang dapat dikerjakan oleh kasih karunia-Nya.

Jika Tuhan dapat mengubah seorang penganiaya jemaat menjadi seorang rasul, maka tidak ada kehidupan yang terlalu rusak untuk dipulihkan dan tidak ada hati yang terlalu keras untuk dijamah-Nya.

Orang yang paling jauh dari Tuhan hari ini bisa menjadi saksi-Nya esok hari.

Kebenaran yang sama berlaku bagi kita. Mungkin kita menyesali kegagalan masa lalu. Mungkin ada dosa atau kesalahan yang masih membebani hati kita. Namun Tuhan tidak hanya melihat kita berdasarkan masa lalu kita.

Dia melihat apa yang dapat terjadi ketika kita menyerahkan hidup kepada-Nya.

Paulus adalah bukti hidup dari janji ini. Hidupnya tidak hanya diampuni, tetapi juga diubahkan dan dipakai secara luar biasa oleh Tuhan.

Kiranya kita terus percaya kepada kuasa Tuhan yang sanggup mengubah hidup manusia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

20 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

6 days ago