Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya.

Dalam perjalanan menuju Damsyik untuk menangkap orang-orang percaya, tiba-tiba cahaya yang lebih terang daripada matahari menyinari dirinya dan orang-orang yang bersamanya.

Paulus berkata: “Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam bahasa Ibrani: ‘Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang.’” (Kisah Para Rasul 26:14)

Perhatikan bahwa Yesus tidak berkata, “Mengapa engkau menganiaya umat-Ku?” tetapi: “Mengapa engkau menganiaya Aku?”

Perkataan ini menunjukkan betapa dekatnya Kristus dengan umat-Nya.

Apa yang dialami oleh anak-anak Tuhan, dirasakan juga oleh Kristus.

Ketika umat-Nya menderita, Dia turut merasakan penderitaan itu. Ketika mereka ditolak, Dia mengetahui setiap luka yang mereka alami.

Bagi Paulus, perkataan ini membuka matanya terhadap sebuah kebenaran yang selama ini tidak ia sadari.

Ia berpikir sedang melayani Tuhan, padahal sebenarnya ia sedang melawan Kristus.

Sering kali manusia dapat merasa dirinya benar, padahal sedang berjalan menjauh dari kehendak Tuhan. Karena itu, yang kita perlukan bukan hanya semangat atau ketulusan, tetapi juga kerendahan hati untuk membiarkan Tuhan menunjukkan jalan yang benar.

Oleh karena itu, marilah kita belajar untuk peka terhadap suara-Nya dan taat mengikuti pimpinan-Nya setiap hari.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago