Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 4) – Ketika Kepentingan Dunia Mengalahkan Kebenaran

Pekabaran Injil yang diberitakan oleh Paulus membawa perubahan besar di kota Efesus.

Banyak orang bertobat, meninggalkan penyembahan berhala, dan berbalik kepada Tuhan.

Namun tidak semua orang bersukacita melihat perubahan itu.

Alkitab mencatat bahwa seorang pengrajin bernama Demetrius mulai menghasut rekan-rekannya.

Mereka memperoleh keuntungan dari pembuatan kuil-kuil perak untuk dewi Artemis (Diana). Ketika semakin banyak orang meninggalkan penyembahan berhala, mereka merasa mata pencaharian mereka terancam.

Demetrius berkata: “… kamu tahu, bahwa kemakmuran kita adalah hasil perusahaan ini.” (Kisah Para Rasul 19:25)

Masalah utamanya bukanlah kebenaran atau kesalahan ajaran Paulus. Yang mereka khawatirkan adalah kehilangan keuntungan. Karena itu mereka mengobarkan kemarahan orang banyak hingga terjadilah kerusuhan besar di kota Efesus.

Kisah ini menunjukkan bahwa sering kali penolakan terhadap kebenaran bukan karena orang tidak mengerti, melainkan karena mereka tidak ingin melepaskan sesuatu yang mereka cintai lebih daripada Tuhan.

Berhala zaman sekarang tidak selalu berupa patung atau kuil. Apa pun yang mengambil tempat Tuhan dalam hati kita dapat menjadi berhala. Bisa berupa uang, karier, kenyamanan, popularitas, ambisi, atau sesuatu yang begitu kita cintai sehingga kita sulit menyerahkannya kepada Tuhan.

Selama sesuatu itu lebih kita utamakan daripada Tuhan, hal itu berpotensi menghalangi kita menerima kebenaran.

“Apa pun yang menjauhkan hati dari Tuhan harus ditinggalkan.”

Steps to Christ 44.1

Terkadang masalah terbesar bukanlah kita tidak mengetahui kehendak Tuhan, tetapi kita tidak mau melepaskan apa yang bertentangan dengan kehendak-Nya.

Oleh karena itu, marilah kita memeriksa hati kita hari ini.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

6 days ago