Renungan Kitab 2 Korintus

Perenungan 2 Korintus 10 – Meruntuhkan Benteng

Paulus mengingatkan bahwa meskipun kita hidup di dunia, kita tidak berjuang dengan cara dunia. Senjata kita bukanlah kekerasan, kepintaran manusia semata, atau strategi duniawi—melainkan kuasa Allah yang sanggup meruntuhkan benteng-benteng.

“Dalam menghadapi orang-orang yang tidak masuk akal dan jahat, mereka yang percaya pada kebenaran harus berhati-hati agar tidak … menggunakan senjata-senjata Iblis yang sama seperti yang digunakan musuh-musuh mereka, dengan memberi kebebasan pada perasaan pribadi yang kuat, serta membangkitkan hawa nafsu dan permusuhan yang pahit terhadap diri mereka sendiri dan terhadap pekerjaan yang Tuhan berikan kepada mereka untuk dilakukan.”

This Day With God 99.2

Sering kali “benteng” itu bukan sesuatu yang terlihat secara fisik, tetapi ada di dalam pikiran kita: kesombongan, ketakutan, keraguan, kepahitan, hawa nafsu, atau pola pikir yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Semua ini bisa menghalangi kita untuk benar-benar mengenal Allah.

Sering kali kita kalah bukan karena keadaan, tetapi karena pikiran kita sudah lebih dulu menyerah.

Namun kabar baiknya: Tuhan memberi kita senjata rohani yang berkuasa. Firman-Nya, doa, dan tuntunan Roh Kudus sanggup meruntuhkan setiap benteng itu—asal kita mau menyerahkannya kepada-Nya.

Kemenangan rohani dimulai ketika pikiran ditaklukkan kepada Kristus.

Oleh karena itu, “Tetaplah meninggikan Yesus. Kita adalah pekerja bersama dengan Allah. Kita diperlengkapi dengan senjata rohani, yang ampuh untuk meruntuhkan benteng-benteng musuh. Kita tidak boleh sekali-kali salah menggambarkan iman kita dengan memasukkan sifat-sifat yang tidak seperti Kristus ke dalam pekerjaan. Kita harus meninggikan hukum Allah … Kita juga harus menunjukkan kasih kepada jiwa-jiwa yang untuknya Kristus telah mati … Dan Alkitab, firman-Nya, harus membuat kita bijaksana menuju keselamatan.” (This Day With God 99.2)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 8) – Menghasilkan Buah

“Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang,…

21 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

6 days ago