Seri Yunus

Yunus (Bagian 3) – Respon Yunus Terhadap Panggilan Tuhan

Kemarin kita sudah mempelajari arti nama Yunus. Sekarang mari kita lihat respon Yunus terhadap panggilan Tuhan.

Mari kita baca terlebih dahulu kisahnya.

“Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian: ‘Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepadaku.’”

Yunus 1:1, 2

Apa respon Yunus terhadap panggilan Tuhan?

Saat Tuhan memanggil Yunus, ia tidak menuruti perintah Tuhan, tetapi ia melarikan diri. Ia pergi jauh dari hadapan Tuhan (Yunus 1:3) dengan berlayar menggunakan kapal menuju ke Tarsis.

Mengapa Yunus melarikan diri?

“Ketika nabi itu memikirkan kesulitan-kesulitan dan tampaknya pekerjaan ini mustahil, maka ia tergoda dengan merasa tidak yakin akan kebijaksanaan panggilan itu. Dari segi pandangan manusia tampaknya seakan-akan tidak ada yang dapat dicapai dengan memberitakan pekabaran tersebut di dalam kota yang sombong itu. Untuk sesaat lamanya ia lupa bahwa Allah yang disembahnya sangat bijaksana dan sangat berkuasa. Sementara ia ragu-ragu dalam kebimbangan, Setan merasuknya dengan keputusasaan.”

Prophets and Kings 266.2

Nabi itu diserang dengan perasaan takut, dan ia “bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis.” Ia pergi ke Yafo dan mendapati di sana sebuah kapal yang akan berangkat, “ia membayar biaya perjalanan, lalu naik kapal itu berlayar bersama-sama dengan mereka.” (Yunus 1:3)

Pelajaran apa yang kita bisa ambil?

Hari ini kita belajar untuk tidak meragukan apapun yang Tuhan perintahkan kepada kita. Mungkin bagi pandangan kita, hal itu nampak mustahil, tetapi ingatlah bahwa kita memiliki Tuhan yang maha tahu, Ia bijaksana, dan “… bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37)

Jika hari ini kita masih sering meragukan keputusan atau perintah Tuhan, maka mulailah berdoa dan meminta ampun kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, jangan khawatir dan takut karena itu “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” (Mazmur 37:5)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 3) – Mendengar atau Melakukan?

Setelah berbicara tentang penghakiman Allah yang adil, Paulus membawa kita kepada sesuatu yang sering kali…

18 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

2 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

6 days ago