Seri Yunus

Yunus (Bagian 2) – Arti Nama Yunus, Anak Amitai

Kemarin kita sudah belajar “Walaupun Niniwe telah menjadi jahat, tidak seluruhnya dibiarkan dalam kejahatan. Ia yang ‘melihat semua anak manusia’ (Mazmur 33:13) dan ‘melihat segala sesuatu yang berharga’ (Ayub 28:10) merasa di dalam kota itu banyak orang yang sedang mencari sesuatu yang lebih baik dan lebih tinggi, dan jika sekiranya diberi kesempatan hendak belajar tentang Allah yang hidup, akan menyingkirkan perbuatannya yang jahat lalu berbakti pada-Nya… memimpin mereka dengan kemungkinan sampai bertobat.” (Prophets and Kings 265.3) 

Kira-kira alat atau instrumen apa yang dipilih oleh Tuhan dalam pekerjaan ini?

Alat yang dipilih untuk pekerjaan ini ialah nabi Yunus, anak Amitai. Sekarang mari kita perhatikan nama tersebut: “Yunus, anak Amitai” dan mari kita cari tahu arti namanya.

Nama Yunus artinya adalah “dove” (merpati).

Sekarang mari kita perhatikan nama Yunus yang artinya merpati. Burung merpati ini adalah salah satu burung yang beberapa kali dicatat di Alkitab, yaitu pada kisah Nuh (Kejadian 8:8-12), kisah Yesus dibaptis (Matius 3:16), dan juga kita diminta untuk tulus seperti merpati (Matius 10:16).

Pada kisah Nuh dicatatkan bahwa ia melepaskan seekor burung gagak dan seekor burung merpati seperti yang dicatatkan di dalam buku The Story of Redemption yaitu “Dengan khawatir Nuh beserta keluarganya memantau turunnya air. Ia ingin kembali ke daratan. Ia mengirimkan seekor burung gagak yang terbang bolak balik, dari dan ke bahtera. Ia tidak menerima informasi yang ia inginkan, dan ia mengirim seekor merpati …” (The Story of Redemption 69.1)

Artinya burung merpati ini dilepaskan dengan harapan agar Nuh bisa mendapatkan informasi yang dia inginkan mengenai keadaan di luar sana. Jadi bisa dikatakan bahwa burung merpati ini adalah informan yang baik.

Sekarang mari kita lihat kepada kisah pembaptisan Yesus dimana setelah Ia dibaptis, roh Allah turun ke atas-Nya seperti burung merpati.

Di dalam buku Lift Him Up dicatatkan bahwa “Bentuk yang seperti merpati itu adalah lambang dari kelemahlembutan dan kebaikan Kristus.” (Lift Him Up 78.5)

Dari arti nama ini kita bisa mendapatkan pelajaran berharga, yaitu Tuhan memilih Yunus sebagai informan atau pembawa informasi dari Tuhan kepada orang-orang di Niniwe. Selain itu karakter yang Tuhan inginkan dari seorang pembawa kabar Tuhan adalah lemah lembut dan baik hati.

Dan jangan lupa bahwa Alkitab mencatat bahwa Yunus ini adalah anak Amitai. Apa artinya Amitai?

Nama Amitai ini berasal dari bahasa Ibrani, yaitu ‘emeth’ yang artinya adalah “faithfulness” (kesetiaan) atau “truth” (kebenaran).

yang adalah kesetiaan atau kebenaran. Jika kita melihat Alkitab kita, siapakah yang setia dan benar? Mari kita buka Alkitab kita di dalam Wahyu 3:14 yang mencatat demikian, “… Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar …” (Wahyu 3:14)

Siapakah yang dimaksudkan dalam Wahyu 3:14 tersebut? Saksi yang setia dan benar adalah Yesus itu sendiri karena di dalam kitab Yeremia dicatatkan, “… Biarlah TUHAN menjadi saksi yang benar dan yang dapat dipercaya terhadap kami…” (Yeremia  42:5) dan di dalam kitab Yohanes juga dicatat bahwa, “Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup…’ (Yohanes 14:6)

Menarik sekali bukan? Jadi jika kita mau gabungkan, arti dari nama Yunus, anak Amitai adalah seorang pembawa pesan yang lemah lembut dan baik hati, yang diutus oleh Tuhan untuk menyampaikan pesan kepada orang Niniwe.

Setelah mengetahui mengenai nama Yunus, apa pelajaran bagi kita? Kita pun adalah pembawa pesan Tuhan karena Yesus sendiri berkata, “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” (Matius 10:16)

Artinya kita pun harus menurut dan menyampaikan pesan dari Tuhan kepada banyak orang dengan penuh kelembutan, kesabaran, dan kebaikan.

Kiranya kita semua bisa menjadi pembawa pesan Tuhan kepada orang lain dengan penuh kelembutan, kesabaran, dan kebaikan. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 7) – Pengharapan yang Tidak Mengecewakan

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh…

18 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 6) – Kesengsaraan, Ketekunan, dan Tahan Uji

“Dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan.” Roma 5:4 Pada bagian sebelumnya,…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 5) – Bermegah dalam Kesengsaraan

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

6 days ago