Seri Yunus

Yunus (Bagian 4) – Seakan-akan Kehendak Tuhan

Yunus yang seharusnya pergi ke Niniwe, tetapi karena ia melihat kesulitan-kesulitan dan merasa tidak ada yang bisa dicapai saat memberitakan pekabaran disana, akhirnya memutuskan untuk melarikan diri.

Saat Yunus memutuskan untuk melarikan diri, ia pergi ke Yafo dan di sana ada kapal yang akan berangkat. Seakan-akan inilah kehendak Tuhan, yaitu tidak pergi ke Niniwe. Lalu ia membayar biaya perjalanan dan naik kapal itu. Seakan-akan semuanya berjalan dengan lancar, bukan? Yunus bisa pergi tanpa ada halangan (entah kapal saat itu tidak ada ataupun kapal ada tetapi sudah penuh). Dari kisah ini seakan-akan rencana Yunus untuk melarikan diri adalah kehendak Tuhan. Tetapi besok kita akan membahas apa yang terjadi setelah Yunus melarikan diri dari Tuhan.

Hari ini kita belajar bahwa seringkali kita seperti Yunus yang mungkin sebenarnya tidak berjalan di jalan yang Tuhan kehendaki, tetapi kita merasa bahwa kita sudah berjalan di jalan yang benar karena seakan-akan Tuhan buka jalan.

Oleh karena itu, marilah kita lebih peka lagi mendengar suara Tuhan dan tidak menggunakan pikiran dan ego kita sendiri di dalam melangkah dan memutuskan segala sesuatunya.

Bertanyalah sungguh-sungguh kepada Tuhan walaupun mungkin jawaban Tuhan tidak sesuai dengan keinginan daging kita.

Itulah sebabnya, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan.” (Amsal 3:5, 7)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

10 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago