Seri Imam Eli

Seri Imam Eli (Bagian 4) – Hati-Hati Mendidik Anak (Bagian 3)

Kemarin kita sudah belajar pentingnya menegur anak-anak kita jika mereka berbuat salah. Tetapi Eli telah berbuat kesalahan yang besar dalam membiarkan anak-anaknya untuk melayani jabatan yang suci itu dan oleh karena memaafkan tindakan anak-anaknya dengan dalih-dalih dan menjadi buta terhadap dosa-dosa mereka.

Kejahatan anak-anaknya akhirnya sudah tidak dapat disembunyikan lagi karena banyak orang bersungut-sungut atas kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak Eli.

Oleh karena itu, Eli menasihati anak-anaknya: “Janganlah begitu, anak-anakku. Bukan kabar baik yang kudengar itu bahwa kamu menyebabkan umat TUHAN melakukan pelanggaran. Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?” (1 Samuel 2:24-25)

Tetapi nasihat yang lemah lembut dari ayahnya ini tidak menjamah hati mereka yang keras dan mereka tidak mengubah jalan mereka yang jahat.

Pena inspirasi mencatat, “Kalau saja Eli memperlakukan anak-anaknya yang jahat itu dengan adil, mereka pasti sudah ditolak dari jabatan mereka sebagai imam dan menjatuhkan hukuman mati kepada mereka. Oleh karena takut dipermalukan di hadapan umum serta hukuman yang akan dijatuhkan kepada mereka, ia tetap mempertahankan mereka di dalam kedudukan yang paling khidmat itu. Ia masih membiarkan mereka untuk mencampurkan kejahatan mereka dengan pekerjaan Tuhan yang suci itu, dan mendatangkan bencana kepada pekerjaan kebenaran itu.” (Patriarchs and Prophets 577.1)

Dari kisah ini kita belajar bahwa didalam mendidik anak, kita harus mendidiknya dengan benar. Jangan biarkan kebaikan dan kejahatan bercampur, tetapi ajarilah anak-anak kita untuk bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

17 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

6 days ago