Renungan

Seri Kesehatan – Saya Lelah Part 2

Selamat Sabat!

Kemarin kita telah membahas bagaimana tubuh kita selalu dalam keadaan homeostasis (keadaan yang seimbang) misalnya: jika kita lelah maka kita harus beristirahat.

Mengapa ada malam? Itu adalah tanda di mana tubuh kita harus beristirahat dari keadaan yang lelah selama sehari, yang disebut dengan siklus harian (circadian rhythm).

Namun Tuhan, Sang Pencipta kita memberikan tanda lain setiap akhir pekan, yaitu pada hari ketujuh kita harus beristirahat (circaseptan rhythm).

Faktanya: setiap orang suka dengan yang namanya “akhir pekan” untuk beristirahat.

Setelah enam hari lamanya kita bekerja, ada hari ketujuh yang disebut hari Sabat (hari Sabtu) yang Tuhan berikan untuk kita berhenti.

“Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada Sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu.”

Imamat 23:3

Tujuan hari Sabat bukan hanya untuk beristirahat dan melepaskan lelah. Mari kita baca Kejadian 2:2-3: “Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya…”

Hari Sabat adalah hari yang dikuduskan atau diasingkan, mengapa?

“Diasingkan dengan maksud yang suci diberikan-Nya kepada Adam untuk hari berhenti…. karena Sabat itu menjadi peringatan akan pencipta, itu adalah tanda dari kasih dan kuasa Kristus, Sabat menarik pikiran kita pada alam dan membawa kita kepada hubungan dengan Khalik… Hari Sabat bukan hanya untuk orang Israel saja tetapi untuk dunia.”

Kerinduan Segala Zaman hlm. 298-300

Sabat bukan hanya hari untuk beristirahat namun juga untuk mengingat Pencipta kita.

Biarlah sukacita dan berkat Sabat menjadi bagian kita semua pada hari ini. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 2) – Jangan Menolak Terang Kebenaran

Setelah diutus, Paulus dan Barnabas mulai memberitakan Injil ke berbagai tempat. Dalam perjalanan itu, mereka…

2 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 1) – Dipanggil untuk Pekerjaan Tuhan

Kisah Para Rasul pasal 13 menjadi titik penting dalam perjalanan pekabaran Injil. Di pasal inilah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 3) – Ditinggikan atau Direndahkan?

Setelah peristiwa pembebasan Petrus, kisah beralih kepada Raja Herodes. Ia tampil di hadapan rakyat dengan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 1) – Di Tengah Tekanan, Tetap Berdoa

Mari kita belajar dari Kisah Para Rasul pasal 12, bagian awal yang menceritakan tentang penganiayaan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 3) – Iman yang Terlihat dalam Tindakan

Di bagian akhir Kisah Para Rasul pasal 11, kita melihat sebuah peristiwa yang sederhana, tetapi…

6 days ago