Renungan

Lebih Besar dari Dosa Sodom dan Gomora

Apa dosa yang lebih besar daripada dosa-dosa Sodom dan Gomora?

“Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

Matius 10:14-15

“Penebus dunia ini menyatakan bahwa ada dosa-dosa yang lebih besar daripada dosa-dosa untuk mana Sodom dan Gomora telah dibinasakan. Mereka yang mendengar panggilan Injil yang mengajak orang berdosa untuk bertobat dan tidak mempedulikannya, adalah lebih bersalah kepada Tuhan daripada penduduk yang ada di padang Sodom. Dan lebih besar lagi adalah dosa mereka yang mengaku kenal Tuhan dan menurut hukum hukumnya, tetapi menyangkal Kristus di dalam tabiat serta hidup mereka sehari-hari.”

Alfa dan Omega, Jilid 1, hlm. 185

Salah satu contoh kita menyangkal Kristus yang kita sering lakukan, tetapi seringkali juga kita tidak menyadari, yaitu melalui perkataan kita.

“Kita mungkin menyangkal Dia di dalam perkataan kita, dengan mengatakan hal yang jahat tentang orang lain, dengan berbicara hal yang bodoh, bersenda gurau dan bercanda, dengan omong kosong atau kata-kata yang tidak baik, atau dengan sengaja berdalih, mengatakan sesuatu yang berlawanan dengan apa yang sebenarnya terjadi. Di dalam perkataan kita dapat mengakui bahwa Kristus tidak ada di dalam diri kita.”

Counsels for the Church 81.2

Oleh karena itu, marilah kita refleksikan diri kita sendiri, apakah saya sering menyangkal Dia di dalam perkataan maupun perbuatan kita?

Jika ya, maka kita harus berubah untuk menjadi lebih sesuai lagi dengan karakter-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago