Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan kebangkitan Yesus.

Di titik inilah reaksi orang-orang mulai berbeda.

Ada yang menolak dan mengejek. Ada yang masih ingin mendengar lebih jauh. Dan ada juga yang akhirnya percaya kepada Tuhan.

Firman Tuhan yang sama ternyata menghasilkan respons yang berbeda-beda dalam hati manusia.

Bukan karena firman Tuhan berbeda, tetapi karena kondisi hati setiap orang berbeda. Ada hati yang keras dan menolak terang. Ada hati yang ragu-ragu. Dan ada hati yang terbuka menerima kebenaran.

Namun meskipun tidak semua orang menerima pemberitaan Injil, Paulus tetap setia menyampaikan kebenaran. Ia tidak mengubah firman Tuhan supaya lebih mudah diterima manusia.

Sering kali kita ingin semua orang menerima nasihat, kesaksian, atau kebenaran yang kita sampaikan. Namun kenyataannya, tidak semua hati siap menerima Tuhan.

Tugas kita bukan memaksa orang percaya, melainkan tetap setia hidup dalam kebenaran dan menyampaikan firman Tuhan dengan kasih. Hasil akhirnya ada di tangan Tuhan.

Kadang orang menolak bukan karena firman Tuhan salah, tetapi karena hati mereka belum mau diubahkan.

Oleh karena itu, jangan kecewa ketika mengalami penolakan saat hidup benar atau menyampaikan kebenaran, tetapi tetaplah setia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

8 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

5 days ago