Renungan

Seri Kesehatan – Saya Lelah Part 1

Apakah kita merasa lelah? Mengapa kita bisa lelah?

Banyaknya aktivitas keseharian kita membuat kita lelah. Mungkin ada orang yang berkata, aktivitas saya memerlukan tenaga yang besar. Otot menjadi pegal atau terasa sakit. Ada pula yang berkata “saya lelah tapi bukan karena tenaga otot yang dikeluarkan namun pikiran saya diperas sedemikian sehingga terasa lelah pada badan saya”.

Tubuh kita ciptakan oleh Tuhan dengan cara yang ajaib. Ada keadaan yang dinamakan homeostasis.

Homeostasis adalah keadaan di mana tubuh harus kembali pada keadaan seimbang. Jika terjadi suatu keadaan yang tidak seimbang biasanya tubuh akan mengembalikan keadaan itu sehingga menjadi homeostasis kembali.

Jadi jika sekarang kita lelah, itu adalah suatu respon tubuh memberitahukan bahwa adanya keadaan yang kurang seimbang.

Mungkin jika kita lelah, hal yang sederhana untuk mengembalikannya dengan beristirahat.

Pernahkah kita memikirkan bahwa Tuhan sudah memberikan tubuh kita sangat ajaib sehingga apapun keadaan yang mengganggu akan ada solusinya?

Firman Tuhan mengatakan “Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.” (Mazmur 119:27)

Pencipta kita juga sudah memberikan siang dan malam. Keadaan yang seimbang di mana siang kita harus beraktivitas dan malam adalah waktu untuk beristirahat.

Selain itu, pada setiap tubuh manusia sudah diberikan jam internal yang disebut circadian rhythm, yaitu jam internal yang berputar selama 24 jam di dalam tubuh manusia. Ada waktu-waktu di mana tubuh kita merasa segar dan siap untuk bekerja, dan ada waktu di mana kita merasa lelah dan harus beristirahat. Sungguh luar biasa ciptaan Tuhan!

Marilah kita hari ini bersyukur karena tubuh kita telah diciptakan dengan ajaib dan jagalah tubuh kita dalam keadaan homeostasis jangan ada yang berlebihan dan jangan sampai ada yang kurang.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

2 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

5 days ago