Renungan

Terang Dunia Part 6

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Yohanes 3:16

“Siapa yang dapat merenungkan kasih yang tak terukur yang telah dinyatakan di atas salib Golgota pada waktu kematian Kristus, agar kita tidak binasa, tetapi beroleh hidup yang kekal – siapa yang dapat melihat ini dan tidak mengeluarkan kata-kata untuk memuji kemuliaan Juruselamat itu?”

Thoughts From the Mount of Blessing 43.2

“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

1 Petrus 2:24

“Salib Golgota harus diangkat tinggi di atas manusia, memikat pikiran mereka dan memusatkan pemikiran mereka.”

Thoughts From the Mount of Blessing 44.2

“Oh, begitu senang Kristus menerima setiap perantara manusia yang menyerah kepada-Nya. Dia membawa manusia ke dalam persatuan dengan Ilahi supaya Dia dapat menceritakan kepada dunia rahasia kasih yang menjelma itu. Bicarakan itu, doakan itu, nyanyikan itu; sebarluaskan pekabaran tentang kemuliaan-Nya, dan lanjutkan terus ke daerah-daerah seberang.”

Thoughts From the Mount of Blessing 44.3

“Dengan sabar menderita kesusahan, dengan berterima kasih menerima berkat-berkat, dengan berani menentang pencobaan, kerendahan hati, kebaikan, kemurahan hati dan kasih yang dinyatakan dalam tabiat adalah terang yang bersinar dalam tabiat bertentangan dengan kegelapan hati yang mementingkan diri, yang ke dalamnya terang kehidupan belum pernah bersinar.”

Thoughts From the Mount of Blessing 44.4

Biarlah setiap pelajaran mengenai terang dunia ini boleh kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehingga kita bisa menjadi terang dunia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

16 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago