Renungan

Seri Kasih Allah (Bagian 5) – Pemeliharaan Allah

Apakah kalian tahu? Kasih Allah kepada manusia juga dinyatakan dengan cara Ia memelihara kehidupan kita. Benarkah demikian?

Ada sebuah kutipan yang menarik untuk dibaca, ’Allah itu kasih adanya’ demikianlah yang tertulis di dalam tiap-tiap kuntum yang mekar, pada setiap pucuk rerumputan yang bertumbuh. Burung-burung yang cantik memenuhi udara dengan kicauannya yang penuh bahagia, serta bunga yang menebarkan bau harum semerbak di udara, pohon-pohon yang menjulang tinggi di hutan dengan daun-daunnya yang rimbun menghijau — semuanya menyaksikan akan kelemahlembutan pemeliharaan Allah Bapa kita serta kerinduan-Nya membuat anak-anak-Nya berbahagia.” (Steps to Christ 10.1)

Pemeliharaan Allah bisa kita lihat dari bunga-bunga, rerumputan, burung-burung, dan lain-lainnya. Itulah sebabnya kitab Lukas mencatat, “Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Lukas 12:6-7)

Saat saya membaca ayat ini, saya teringat saat saya membeli burung pipit ada yang harganya cukup mahal, ada juga yang sangat murah bahkan ada burung pipit yang saya dapatkan secara gratis. Tetapi berapapun harga burung pipit saat ini, Tuhan memelihara burung ini. Burung ini tetap berharga di mata Tuhan, apalagi kita yang adalah “… biji mata-Nya” (Zakharia 2:8)

Jadi, janganlah kita takut dan khawatir karena Tuhan yang sangat mengasihi kita akan selalu memelihara dan memperhatikan hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago