Seri Makanan yang Mirip Bagian Tubuh

Makanan yang Mirip Bagian Tubuh Bagian 7 – Jeruk Bali

Shalom, selamat Sabat!

Kembali lagi kita akan membahas mengenai makanan yang mirip bagian tubuh kita, yaitu jeruk bali.

Menurut kalian bagian tubuh mana yang mirip dengan jeruk bali?

Jeruk Bali, lemon, dan buah jeruk lainnya menyerupai kelenjar susu wanita. Apakah ini kebetulan? Tentu saja tidak!

Buah ini dapat membantu pergerakan getah bening dan keluarnya ASI dari payudara.

Menurut Dr. Moulavi, “Jeruk Bali mengandung zat yang disebut limonoid, yang telah terbukti dapat menghambat perkembangan kanker pada hewan laboratorium dan sel payudara manusia.”

Mengenai makanan yang mirip bagian tubuh ini, mungkin beberapa orang akan berkata bahwa ini adalah sebuah kebetulan, tetapi ingatlah bahwa tidak ada sesuatu yang kebetulan!

Sebab beginilah firman Tuhan, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Jadi, sebenarnya dari awal Tuhan sudah merancang kita untuk memiliki hari depan yang penuh harapan. Tidak ada yang namanya kebetulan, tapi ada perancang kehidupan kita yang sangat ingin kita mendapatkan hidup yang kekal. Tetapi walaupun Dia ada perancang, tetapi kita memiliki hak untuk memilih. Tuhan ingin yang terbaik untuk kita, tetapi saat kita memilih yang tidak baik, berarti kita tidak mengikuti rancangan damai sejahtera yang Tuhan siapkan bagi kita.

Manakah yang kita pilih? Mengikuti suara Tuhan atau tidak? Beribadah kepada Tuhan atau tidak? “Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yosua 24:15)

Marilah kita sama-sama menjawab seperti Yosua bahwa “… Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago