Renungan Kitab Zefanya

Perenungan Zefanya 1 – Selama Ada Uang, Masalah Terselesaikan

Banyak orang berkata, “Selama ada uang, banyak masalah terselesaikan.” Apakah pernyataan tersebut benar?

Nyatanya dalam hidup ini memang banyak orang yang mengandalkan hartanya atau jabatannya untuk menyelesaikan masalah. Contohnya ketika mereka bersalah (melanggar hukum sampai masuk penjara) bisa keluar dengan cepat dengan cara memberikan uang. Lalu ada juga yang mungkin memberikan uang lebih banyak agar urusannya cepat selesai. Dengan uang, terkadang orang bisa dibuat ‘diam’ alias tidak akan mengatakan kebenaran atau orang bilang ‘uang tutup mulut’ dan banyak kasus lainnya yang membuktikan bahwa uang memanglah menyelesaikan banyak masalah walaupun tidak semuanya.

Mungkin karena ada banyaknya kasus nyata yang semua urusan akan lebih lancar dan cepat karena uang, sehingga banyak orang yang lebih mengandalkan harta kekayaan mereka. Walaupun demikian, ada urusan yang tidak bisa diselesaikan atau diperlancar dan dipercepat dengan uang. Apa itu? Mari kita baca ayatnya.

Jadi, harta benda seperti emas dan perak atau uang kita tidak akan berguna nanti ketika seluruh bumi ini musnah. Lalu apa yang harus kita lakukan dengan harta atau uang yang Tuhan sudah titipkan pada kita sekarang?

“Bagi mereka yang mengasihi Allah dengan tulus dan berkecukupan, aku diminta untuk mengatakan: Sekaranglah waktunya bagimu untuk menginvestasikan hartamu dalam mendukung pekerjaan Tuhan.”

Counsels for the Church 281.1

“Uang yang kita tolak untuk diinvestasikan dalam pekerjaan Tuhan, akan musnah. Padanya tidak ada bunga yang terakumulasi di dalam bank surga.”

Counsels for the Church 281.2

Jadi, yang harus kita lakukan sekarang ketika kita berkecukupan apalagi ada uang banyak maka berinvestasilah dalam pekerjaan Tuhan. Bantulah pekerjaan Tuhan dengan harta yang kita miliki.

Ingatlah harta yang sangat banyak sekali pun pada akhirnya akan musnah dan sia-sia kita mengumpulkan jika tidak kita gunakan dengan bijaksana. Marilah berdoa kepada Tuhan agar kita bisa bijaksana di dalam mengelola harta kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 3) – Memimpin Langkah Kita

Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema. Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi…

6 days ago