Seri Liver

Liver (Bagian 17) – Makanan Liver

Shalom, selamat hari Sabat.

Beberapa Sabat yang lalu kita sudah belajar beberapa masalah yang dapat merusak organ liver kita sehingga ia tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. 

Melihat betapa pentingnya organ liver kita ini tentu kita harus menjaganya agar tetap sehat. Salah satu cara agar kita dapat menjaga kesehatan liver kita adalah dengan mengonsumsi makanan yang baik untuk liver. Apa contoh makanan yang baik untuk liver?

Sayuran-sayuran pahit adalah makanan yang sangat baik untuk kesehatan liver. Contoh sayuran pahit yang bisa kita konsumsi adalah daun pepaya, kembang kates, dan pare. Sayuran pahit dapat menstimulasi produksi cairan empedu dan membantu liver dalam proses detoksifikasi. Jadi untuk menjaga kesehatan liver, Anda dapat mulai mengonsumsi sayuran pahit tersebut 2-3 kali seminggu. Anda dapat mengolahnya dengan cara ditumis, direbus, dikukus, ataupun dijus. Namun perlu dicatat untuk tidak menghilangkan rasa pahit dari sayuran tersebut dengan sengaja karena rasa pahit itulah yang dapat memberikan manfaat pada liver kita.

Makanan liver selanjutnya adalah lemak sehat. Mengonsumsi lemak sehat sangatlah baik untuk kesehatan liver kita. Beberapa contoh lemak sehat itu adalah minyak kelapa, minyak zaitun, ghee, kacang, dan biji-bijian. Jika lemak sehat baik untuk liver maka sebaliknya lemak jahat tidaklah baik untuk kesehatan liver kita. Beberapa contoh lemak jahat tersebut adalah margarin, minyak sayur atau seed oil, lemak yang berada di bawah kulit hewan (babi, sapi, dan ayam). Penjelasan tentang lemak pada hewan bisa Anda dengarkan pada tautan berikut ini: https://youtu.be/WpYe0AEYRms

Tubuh kita memerlukan asupan lemak. Kalau tidak mengonsumsi lemak sama sekali itu akan sangat berbahaya. Maka kami menganjurkan untuk sebisa mungkin menghindari lemak-lemak jahat tersebut dan menggantinya dengan lemak sehat.

Selain makanan yang menyehatkan liver, kita juga harus mengonsumsi makanan yang menyehatkan jiwa kita yaitu Firman Tuhan. Apa makanan bagi jiwa kita? Matius 4:4 menuliskan “Tetapi Yesus menjawab: ‘Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.’” 

Jangan lupa hari ini untuk memakan Firman Tuhan yaitu dengan mempraktikkan Firman yang kita sudah dengar agar tubuh rohani kita tetap selalu sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

 

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 5) – Tetap Setia Meski Ditolak

Ketika Paulus menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain, reaksi orang banyak berubah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 4) – Pergilah, Aku Akan Mengutus Engkau

Dalam kesaksiannya kepada orang banyak di Yerusalem, Paulus tidak hanya menceritakan pertobatannya di jalan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 3) – Sesuai Kehendak Tuhan

Masih melanjutkan pembahasan kemarin mengenai pertemuan Saulus [sebelum berubah nama menjadi Paulus] dan Ananias, apa…

5 days ago