Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 9 – Tidak Meminta Keputusan Tuhan

Pasal ini menceritakan kisah bagaimana orang Gibeon menipu Yosua dan Israel. Dengan memakai pakaian yang compang-camping, membawa roti yang sudah kering dan botol anggur rusak, serta cerita perjalanan panjang, mereka berusaha mendapatkan perjanjian damai, padahal mereka adalah penduduk asli Kanaan yang seharusnya ditaklukkan.

Ketika orang Gibeon meminta Yosua dan orang Israel untuk mendapatkan perjanjian damai, apa respons yang diberikan?

Jadi, Yosua dan para pemimpin Israel tidak meminta petunjuk Tuhan sebelum membuat perjanjian dengan bangsa Gibeon. Mereka hanya melihat bukti fisik yang disajikan oleh bangsa Gibeon dan membuat keputusan berdasarkan penilaian mereka sendiri.

Tindakan ini menunjukkan kurangnya ketergantungan mereka pada Tuhan dan mengandalkan hikmat manusia.

Dari kisah ini, ada banyak hal yang kita bisa pelajari, tetapi kami hanya membagi dua pelajaran penting.

Pertama, pentingnya meminta petunjuk Tuhan. Dalam setiap keputusan penting, kita harus selalu mencari kehendak Tuhan melalui doa dan firman-Nya. Jangan terburu-buru membuat keputusan berdasarkan penilaian kita sendiri atau bukti-bukti yang tampak meyakinkan.

“Jadi, sebelum mengambil keputusan penting apa pun, luangkan waktu untuk berdoa dan meminta pertolongan Tuhan. Ia mengetahui apa yang tidak kita ketahui, dan Ia melihat gambaran besar. Ia tahu apa yang terbaik bagi kita dan kita dapat mempercayai bimbingan-Nya. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.”

Counsels on Mental Health 61.2

Kedua, berhati-hatilah terhadap penipuan. Kita harus waspada terhadap penipuan dan tipu daya dunia ini. Oleh karena itu, pastikan kita memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan dan setiap hari meminta tuntunan Roh Kudus agar tidak mudah ditipu.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

14 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

6 days ago