Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 4 – Tugu Peringatan

Setelah seluruh bangsa Israel selesai menyeberangi Sungai Yordan yang terbelah, Tuhan memerintahkan Yosua untuk memilih 12 orang (satu dari setiap suku) untuk mengambil 12 batu dari tengah sungai. Batu-batu ini kemudian didirikan menjadi suatu tugu peringatan di Gilgal, tempat mereka berkemah.

Tugu peringatan untuk apa? Tentu sesuai namanya, yaitu untuk mengingatkan. Alkitab mencatat “supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. Jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu? supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu.” (Yosua 4:6, 24)

Jadi, tugu itu berfungsi sebagai pengingat setiap kali anak-anak mereka bertanya (ay. 6). Para orang tua memiliki kesempatan untuk menceritakan kembali kuasa Tuhan yang mengeringkan Sungai Yordan.

Dari sini kita bisa belajar untuk memiliki “tugu peringatan” entah dalam bentuk jurnal, foto, atau lainnya. Gunanya adalah untuk mengingatkan kita bagaimana Tuhan telah menuntun dan menolong kita di masa-masa sulit.

Sudahkah kita memiliki “tugu peringatan” dalam hidup kita? Jika belum, kita bisa mulai dari hari ini membuat “tugu peringatan kebaikan Tuhan” akan kita selalu mengingat kuasa dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago