Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 3 – Percaya dan Melangkah

Baca atau dengarkan kisah lengkapnya di pasal ini untuk bisa lebih memahami kisahnya.

Pasal ini menceritakan ketika bangsa Israel hendak menyeberangi Sungai Yordan menuju tanah yang dijanjikan. Saat itu sungai sedang meluap yang artinya ini adalah waktu yang paling tidak ideal untuk menyeberang. Namun justru pada saat itulah Tuhan memerintahkan mereka untuk melewati sungai itu. Apakah mereka mengikuti perintah Tuhan?

Ini adalah prinsip iman yang luar biasa. Air Yordan tidak terbelah sebelum kaki para imam menyentuh air. Mereka harus melangkah dengan iman terlebih dahulu. Mereka perlu iman untuk percaya dan memasukkan kaki mereka di sungai yang sedang meluap itu.

Iman bukanlah percaya setelah melihat bukti, tetapi taat dan melangkah berdasarkan janji Tuhan, meskipun situasi belum berubah. Sering kali Tuhan memanggil kita melangkah sebelum jalan itu terbuka. Ini mengingatkan kita bahwa terkadang mukjizat bisa terjadi ketika kita menurut pada perintah Tuhan.

Kiranya kita bisa memiliki iman seperti mereka yang percaya kepada Tuhan dan melangkah dengan berani walau situasinya tidak baik.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago