Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 2 – Pahlawan Iman Perempuan

Pasal ini menceritakan mengenai Yosua yang mengutus dua pengintai untuk melihat keadaan kota Yerikho. Mereka masuk ke rumah Rahab, seorang pelacur. Rahab menyembunyikan mereka dan kemudian membantu mereka melarikan diri. Sebagai balasannya, ia memohon agar keluarganya diselamatkan saat Israel menaklukkan kota itu. Para pengintai berjanji bahwa rumah Rahab akan dilindungi jika ia menggantungkan tali kirmizi di jendelanya.

Rahab adalah seorang perempuan, bukan orang Israel, dan seorang pelacur. Dalam standar sosial dan religius zaman itu, dia adalah orang yang paling tidak mungkin dipakai oleh Tuhan. Namun, justru dialah yang menjadi pahlawan iman dalam cerita ini.

Rahab belum pernah melihat mukjizat Tuhan secara langsung, tetapi ia percaya karena ia mendengar tentang kuasa Allah yang membelah Laut Teberau dan menolong Israel.

Dari sini kita belajar dua hal.

Pertama, iman timbul dari mendengar kesaksian akan kuasa Tuhan.

Kedua, Iman juga butuh tindakan nyata dan keberanian untuk berdiri pada kebenaran, bahkan di tengah ketidakpastian dan bahaya. Rahab memilih berpihak kepada Tuhan, bahkan dengan mempertaruhkan nyawanya. Iman sejati selalu disertai tindakan nyata, bukan sekadar pengakuan.

Pertanyaan bagi kita adalah “Apakah kita berani berpihak kepada Tuhan meski ada risiko? Apakah iman kita sudah dinyatakan dalam tindakan?” Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago