Setelah Musa meninggal, tongkat kepemimpinan bangsa Israel diserahkan kepada Yosua. Tugas ini bukanlah hal yang mudah. Ia harus memimpin bangsa yang besar, memasuki tanah yang penuh tantangan, dan menghadapi musuh yang kuat. Namun, di tengah semua itu, Tuhan tidak meninggalkan Yosua seorang diri.
“Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”
Yosua 1:7-8
“Jika manusia mau berjalan di jalan yang telah Allah tetapkan bagi mereka, mereka akan memiliki seorang penasihat yang hikmatnya jauh melampaui hikmat manusia mana pun. Yosua adalah seorang jenderal yang bijaksana karena Allah adalah pembimbingnya. Pedang pertama yang Yosua gunakan adalah pedang Roh, Firman Tuhan. [dikutip dari Yosua 1:1, 5, 7].”
The SDA Bible Commentary Vol. 2, 993.1
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin