Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 5 – Penyertaan Tuhan

“Bangsa-bangsa kafir telah mencela Tuhan dan umat-Nya karena setelah meninggalkan Mesir, orang Ibrani gagal menguasai Kanaan seperti yang mereka harapkan. Musuh-musuh mereka telah menang karena Israel telah mengembara begitu lama di padang gurun, dan mereka dengan nada mengejek menyatakan bahwa Allah orang Ibrani tidak mampu membawa mereka ke Tanah Perjanjian. Tuhan kini telah secara nyata menyatakan kuasa dan kebaikan-Nya dengan membuka Sungai Yordan di hadapan umat-Nya, dan musuh-musuh mereka tidak dapat lagi mencela mereka.”

Patriarchs and Prophets 486.1

Dari sini kita diingatkan bahwa Tuhan selalu menyertai kita. Caranya bisa beragam dan berbeda kepada setiap orang. Contohnya seperti bacaan kita hari ini, bangsa Israel dilindungi Tuhan dengan cara menunjukkan kuasa-Nya sehingga banyak musuh mengetahui dan mendengar sehingga mereka tawar hati dan hilang semangat untuk menghadapi bangsa Israel.

Penyertaan Tuhan bagi Israel dalam perikop ini adalah dengan menggetarkan hati musuh. Hati para raja yang perkasa menjadi “tawar” dan “hilang semangat” hanya karena mendengar tentang perbuatan Tuhan. Israel tidak perlu berperang dengan panah atau pedang terlebih dahulu.

Terkadang penyertaan-Nya tidak selalu terlihat seperti mukjizat secara fisik, tetapi juga bisa secara hati (hati yang dilembutkan, ketenangan batin, keberanian, dll). Bisa juga Tuhan menyertai kita dengan cara menggagalkan rencana musuh.

Oleh karena itu, percayalah bahwa Tuhan akan selalu menyertai kita.

Kiranya renungan ini boleh menguatkan kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

14 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

6 days ago