Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 6 – Iman dan Ketaatan

Pasal ini berisi salah satu kisah paling terkenal dalam Alkitab, yaitu runtuhnya tembok Yerikho. Namun di balik mukjizat ini, ada pelajaran rohani yang sangat dalam tentang iman dan ketaatan.

Strategi Allah dalam perang kali ini tampak aneh atau tidak biasa, yaitu mengelilingi kota selama enam hari, lalu pada hari ketujuh mengelilinginya tujuh kali sambil meniup sangkakala dan bersorak. Tidak ada pengepungan, tidak ada alat perang, tidak ada strategi militer konvensional. Hasilnya, pada hari ketujuh, saat bangsa itu bersorak seperti yang diperintahkan, tembok itu runtuh.

Secara militer, itu bukan strategi yang masuk akal. Tapi Allah ingin mengajar mereka bahwa kemenangan tidak datang dari kekuatan, taktik, atau jumlah pasukan, melainkan dari ketaatan kepada Tuhan.

Kadang perintah Tuhan dalam hidup kita tidak selalu sesuai logika manusia.

Namun iman yang sejati dibuktikan ketika kita tetap melangkah sesuai firman-Nya walaupun kita belum melihat apa-apa.

“Banyak orang yang mengaku sebagai anak-anak Allah berada dalam posisi ini. Mereka lemah karena mereka mengandalkan kekuatan mereka sendiri. Allah bekerja dengan dahsyat bagi umat yang setia, yang menaati Firman-Nya tanpa mempertanyakan atau keraguan.”

The SDA Bible Commentary Vol. 2, 995.4

Saat ini “tembok” dalam hidup kita bisa saja masalah, kebiasaan buruk, ketakutan, dan lain-lain. Tetapi ketika kita ingin tembok itu runtuh, maka percayalah kepada Tuhan dan buktikan itu dengan menuruti perintah-Nya.

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago